Energi

Wamenkeu Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik

2 kali dilihat

JAKARTA, AktuaNews – Pemerintah memastikan tidak berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi meski harga minyak mentah Indonesia melonjak tajam melewati level seratus dolar Amerika Serikat per barel.

Kepastian tersebut disampaikan Wakil Menteri Keuangan Juda Agung saat menghadiri acara di Jakarta Selatan. Juda menegaskan bahwa pemerintah belum memiliki rencana menaikkan harga BBM subsidi untuk tahun ini maupun tahun depan.

“Ya kita harus hitung ulang lah,” kata Juda menanggapi dampak lonjakan harga komoditas energi tersebut terhadap anggaran negara.

Menurut Juda, pemerintah memilih memfokuskan alokasi belanja subsidi agar penyalurannya semakin tepat sasaran ketimbang membebani masyarakat. Kenaikan harga minyak mentah internasional juga dipastikan tidak akan memperlebar defisit APBN.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 395.K/MG.03/MEM.M/2026 yang menetapkan rata-rata Indonesian Crude Price (ICP) September 2026 sebesar US$112,81 per barel. Angka itu naik US$23,38 dibandingkan posisi Agustus 2026 yang tercatat US$89,43 per barel.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman menjelaskan, lonjakan ICP September 2026 dipicu tingginya ketidakpastian geopolitik global serta peningkatan risiko gangguan pasokan di jalur pelayaran energi internasional.

Sumber: Detik; Republika; Media Indonesia

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Claudia Erlina

Claudia Erlina adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Ekonomi. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.