Ilustrasi--Aksi para pembalap Formula 1 di GP Kanada 2026.(AFP/Mark Thompson/Getty Images/) — Sumber foto: Media Indonesia Formula 1 Sepakati Kontrak 10 Tahun Gelar Balapan di Rwanda
3 kali dilihat
Formula 1 resmi menyepakati kontrak kerja sama berdurasi sepuluh tahun untuk menggelar balapan Grand Prix di Rwanda yang dijadwalkan mulai berlangsung pada awal dekade 2030-an.
Kesepakatan tersebut menandai kembalinya ajang Formula 1 (F1) ke benua Afrika untuk pertama kalinya sejak 1993. Terakhir kali balapan F1 berlangsung di Afrika adalah saat GP Afrika Selatan digelar di Sirkuit Kyalami pada 14 Maret 1993, yang kala itu dimenangi oleh pembalap Prancis Alain Prost bersama tim Williams-Renault.
Presiden dan CEO F1 Stefano Domenicali menyebut kesepakatan tersebut sebagai momen bersejarah bagi olahraga balap mobil karena F1 kini akan menjangkau seluruh benua berpenghuni.
“Dengan masuknya Rwanda ke dalam kalender mulai dekade mendatang, olahraga kami akan menggelar balapan di setiap benua yang berpenghuni. Afrika senantiasa menjadi bagian dari masa depan Formula 1,” ujar Domenicali.
Balapan di Rwanda akan berlangsung di sirkuit khusus yang dibangun di kawasan Bugesera, sekitar 40 kilometer di selatan ibu kota Kigali. Lintasan baru tersebut dibangun berdekatan dengan Bandara Internasional Kigali yang baru dan dirancang untuk memenuhi standar FIA Grade 1.
Proyek pembangunan sirkuit dipimpin oleh Rwanda Development Board sebagai bagian dari pengembangan kawasan yang mencakup sektor olahraga, pariwisata, komersial, dan infrastruktur. Desain lintasan dirancang menyatu dengan lanskap alam serta memanfaatkan variasi kontur ketinggian lahan untuk menghadirkan tantangan bagi para pembalap.
Presiden Rwanda Paul Kagame menyambut baik kerja sama jangka panjang ini sebagai investasi bagi pembangunan ekonomi negaranya. Menurut Kagame, kehadiran sirkuit dan bandara internasional baru akan mendatangkan lapangan kerja, peningkatan keterampilan, serta peluang bisnis baru bagi masyarakat setempat.
Penyelenggaraan balapan di Rwanda masih bergantung pada penyelesaian pembangunan fasilitas sirkuit dan seluruh persiapan yang diperlukan sebelum secara resmi dimasukkan ke dalam kalender kompetisi F1.
Sumber: Media Indonesia; Republika; Kumparan
Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.