Keuangan

IHSG Ditutup Menguat ke Posisi 5.943 Terdorong Aksi Beli Saham Murah

2 kali dilihat

Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia ditutup menguat 17,04 poin atau 0,29 persen ke level 5.943,02 pada perdagangan Rabu (14/10/2026) sore seiring aksi beli saham-saham murah oleh investor.

Kenaikan ini terjadi setelah pasar sempat menyentuh posisi terendah dalam rentang tiga bulan terakhir. Bersamaan dengan IHSG, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turut terangkat 5,40 poin atau 0,92 persen menuju level 594,59.

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nicodemus, menyampaikan faktor pemicu kenaikan indeks dalam kajiannya di Jakarta pada Rabu (14/10/2026). “IHSG menguat setelah melemah selama dua sesi sebelumnya. Aksi beli pada saham-saham yang dinilai murah muncul setelah pasar menyentuh level terendah dalam tiga bulan,” kata Maximilianus Nicodemus.

Dorongan Sentimen Global dan Domestik

Dari luar negeri, pelaku pasar memperhatikan petunjuk kebijakan pejabat Federal Reserve (The Fed) di Amerika Serikat sembari menanti rilis data inflasi. Presiden Federal Reserve Bank of New York John Williams memberi tanda bahwa tambahan satu kali kenaikan suku bunga mungkin dibutuhkan tahun ini, namun pengetatan kebijakan diperkirakan tidak berlanjut pada 2027.

Sentimen positif lain bersumber dari revisi Dana Moneter Internasional (IMF) yang mengangkat proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 dari 5,0 persen menjadi 5,1 persen. Kenaikan tersebut ditopang oleh langkah pemerintah dalam memperkuat daya beli masyarakat serta mengoptimalkan belanja negara.

Pergerakan sektoral IDX-IC mencatat delapan sektor membukukan penguatan dan tiga sektor terkoreksi. Penguatan tertinggi dipimpin oleh sektor teknologi yang melompat 2,76 persen, sementara penurunan terdalam dialami sektor barang konsumen non-primer sebesar 0,72 persen.

Berdasarkan data perdagangan, sebanyak 291 saham mengalami penguatan, 342 saham melemah, serta 330 saham tidak mengalami perubahan posisi.

Sumber: Media Indonesia; ANTARA; Okezone

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Claudia Erlina

Claudia Erlina adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Ekonomi. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.