Sumber foto: Liputan6 Pemerintah Sepakati Gerai Kopdes Merah Putih Jual Obat Bebas
3 kali dilihat
JAKARTA, AktuaNews – Pemerintah menyepakati skema distribusi dan penjualan obat bebas serta obat bebas terbatas melalui gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) guna memperluas akses pasokan obat bagi masyarakat di daerah pelosok.
Kesepakatan itu diputuskan dalam rapat koordinasi penyelesaian kendala regulasi yang dipimpin Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Gedung Bina Graha, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Rapat koordinasi tersebut melibatkan perwakilan dari Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta sejumlah lembaga terkait.
“Alhamdulillah, dengan kehadiran Bapak Menteri Kesehatan, Kepala BPOM, kemudian juga dari BPK RI, Bapak Slamet Edi, serta BPKP, semuanya bisa memberikan satu jawaban, konklusi, dan kesimpulan bahwa obat-obatan, baik yang bebas maupun bebas terbatas, bisa segera disalurkan di Koperasi Desa Merah Putih,” kata Listyo.
Listyo menjelaskan bahwa penyelesaian kendala regulasi ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar koperasi desa lekas beroperasi memenuhi kebutuhan masyarakat. Keberadaan gerai obat pada koperasi desa ditujukan menjadi solusi alternatif belanja medis bagi warga setempat yang tempat tinggalnya belum memiliki fasilitas apotek atau klinik.
Perluasan Skema Distribusi
Dalam pertemuan antarlembaga tersebut, pemerintah turut merancang perluasan distribusi obat yang awalnya hanya disiapkan untuk 107 koperasi menjadi 8.000 hingga 10.000 gerai KDKMP. Langkah perluasan ini dirancang untuk memastikan obat-obatan yang esensial tersedia secara merata sesuai ketentuan peredaran obat.
KSP mendorong pengelola koperasi bersama PT Agrinas Pangan Nusantara untuk lekas merealisasikan mekanisme rantai pasok itu di lapangan. Kantor Staf Presiden menyatakan akan terus mengawal koordinasi lintas kementerian dan pengelola agar penyaluran pasokan di ribuan gerai berjalan lancar.
Sumber: Liputan6; Jawa Pos; ANTARA
Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.