Sosial

Kemensos Gelar Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026 di Bekasi

2 kali dilihat

BEKASI, AktuaNews – Kementerian Sosial menyelenggarakan Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026 di SRT 1 Bekasi guna mengapresiasi kontribusi insan media yang mengabarkan program penanganan kemiskinan dari berbagai wilayah Indonesia.

Ajang bertema Sekolah Rakyat Memuliakan “The Invisible People” tersebut menghadirkan ruang kompetisi karya tulis, foto, dan video bagi jurnalis. Kegiatan ini dihadiri jajaran kementerian, siswa Sekolah Rakyat, serta Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengapresiasi para jurnalis yang aktif mengawal kebijakan sosial dan menekankan pentingnya sinergi pemerintah dengan pers. Menurutnya, kedua pihak memikul tanggung jawab yang sama dalam menjaga martabat masyarakat.

“Pemerintah bekerja melalui kebijakan, sementara wartawan bekerja melalui fakta. Wartawan bukan sekadar menyampaikan berita, melainkan mata yang membantu melihat mereka yang terabaikan, telinga yang mendengar mereka yang tak terdengar, dan suara bagi mereka yang selama ini tak bersuara,” ujar Saifullah Yusuf.

Jangkau Puluhan Ribu Siswa

Saifullah Yusuf menerangkan program Sekolah Rakyat berbasis pada amanat Pasal 34 ayat (1) UUD 1945 untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Hingga tahun 2026, tercatat 182 titik Sekolah Rakyat telah beroperasi dan menampung lebih dari 44 ribu siswa dari keluarga kurang mampu di seluruh Nusantara.

Abdul Muhaimin Iskandar turut menilai Sekolah Rakyat sebagai pola pendidikan berasrama yang efektif karena menyekolahkan anak sekaligus memberdayakan orang tua. Ia menyatakan setiap rupiah APBN harus diarahkan untuk pemberdayaan masyarakat miskin yang sebelumnya kerap terabaikan oleh kebijakan publik.

Penilaian lomba telah berlangsung sejak Juni 2026 dengan menyaring puluhan karya ke babak nominasi. Pada kategori media cetak dan daring, Mohammad Iqbal Shukri dari Tribun Jateng meraih juara pertama, disusul Sigiranus Marutho Bere dari Kompas.com di peringkat kedua, dan Dini Suciatiningrum dari IDN Times di posisi ketiga.

Sumber: Detik; Kumparan; Liputan6

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Herviana Mesayu

Herviana Mesayu adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Nasional. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.