Sumber foto: Republika Bank Sentral Yaman Bekukan Aset 135 Pihak Terafiliasi Houthi
4 kali dilihat
ADEN, AktuaNews – Bank Sentral Yaman memerintahkan perbankan dan perusahaan penukaran mata uang membekukan rekening serta aset milik 135 individu, entitas, dan kapal yang terafiliasi dengan kelompok Houthi setelah dimasukkan ke daftar teroris.
Kantor berita SABA melaporkan pada Selasa (20/10/2026), bank sentral yang berkantor pusat di Aden mengeluarkan arahan itu berdasarkan perintah jaksa agung Yaman tertanggal 19 Oktober 2026. Otoritas moneter tersebut melarang keras transaksi keuangan maupun komersial dengan pihak-pihak terkait, termasuk pembukaan rekening baru dan penuntasan transaksi atas nama mereka.
Lembaga keuangan di Yaman diwajibkan melacak serta melaporkan aset, rekening, dan transfer dana milik nama-nama dalam daftar kepada otoritas intelijen keuangan dan unit anti-pencucian uang setempat. Daftar tersebut mencakup pejabat politik, militer, aparat keamanan Houthi, kalangan pengusaha, sebuah entitas usaha, serta lima kapal tanker minyak yang teridentifikasi sebagai sarana penyelundupan. Meski demikian, bank sentral Yaman tidak mengumumkan secara terbuka rincian nama pihak-pihak yang dimasukkan ke daftar tersebut.
Kriminalisasi Kegiatan Houthi
Langkah finansial ini diambil menyusul persetujuan rancangan undang-undang oleh Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional pada 11 Oktober 2026. Regulasi tersebut menetapkan Houthi sebagai organisasi teroris sekaligus mengkriminalisasi segala bentuk pendanaan dan operasional mereka. Pemerintah Yaman juga meminta prosedur hukum dan konstitusional dipercepat agar aturan itu segera disahkan.
Ketegangan antara kelompok Houthi dan pasukan pendukung Pemerintah Yaman yang disokong koalisi pimpinan Arab Saudi saat ini terus meningkat. Konflik berkepanjangan melanda Yaman sejak 2014 ketika milisi Houthi menguasai Ibu Kota Sanaa dan sebagian besar wilayah bagian utara.
Sumber: Republika; Media Indonesia; ANTARA
Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.