Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kedua dari kiri).(Metrotvnews.com/Nattasya Amani Vrazeti.) — Sumber foto: Media Indonesia DKI Bakal Gratiskan Transportasi Publik bagi Pencari Kerja
2 kali dilihat
JAKARTA SELATAN, AktuaNews – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menggratiskan layanan transportasi umum bagi para pencari kerja guna meringankan biaya mobilitas warga saat mencari nafkah di ibu kota mulai 1 Januari 2027.
Fasilitas pembebasan tarif tersebut mencakup armada Transjakarta, MRT, hingga LRT Jakarta. Pemerintah DKI Jakarta memperluas cakupan penerima Kartu Layanan Gratis (KLG) transportasi umum dari 15 golongan menjadi 21 golongan masyarakat.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana penambahan kategori penerima tarif gratis itu saat menghadiri pembukaan bursa kerja di kawasan Jakarta Selatan. Bantuan ongkos perjalanan dinilai sangat penting bagi warga yang harus menghadiri wawancara maupun agenda rekrutmen.
“Bagi siapa pun pencari kerja di Jakarta akan kita masukkan dalam golongan yang digratiskan,” kata Pramono Anung saat membuka pameran kesempatan kerja tersebut.
Kebijakan tersebut tidak hanya ditujukan bagi pemilik kartu tanda penduduk ibu kota, melainkan terbuka juga untuk warga luar daerah yang sedang mengadu nasib di Jakarta. Fasilitas kartu khusus rencananya diprioritaskan bagi masyarakat yang belum pernah bekerja atau yang sedang menganggur, bukan pekerja yang sekadar hendak berpindah kantor.
Ketentuan teknis pendaftaran beserta masa berlaku kartu masih disusun dalam regulasi turunan. Langkah ini dijalankan untuk membantu menekan angka pengangguran terbuka di Jakarta yang tercatat berada pada angka 5,79 persen.
Selain merancang insentif transportasi gratis, pameran ketenagakerjaan yang diselenggarakan turut menyediakan 12.000 lowongan pekerjaan dari 100 perusahaan swasta dan BUMD. Kegiatan bursa kerja tersebut telah menarik sekitar 28.000 pelamar secara daring pada hari pertama pembukaan.
Sumber: Media Indonesia; Republika
Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.