Rapat koordinasi penanganan karhutla di Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat (23/10). Rapat ini diadakan secara luring dan daring, yang dihadiri oleh Gubernur Kalbar Ria Rosa, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen Budi Irawan, Direktur Modifikasi Cuaca(dok.istimewa) — Sumber foto: Media Indonesia Presiden Salurkan Bantuan Rp240 Miliar Tangani Karhutla di Kalbar
3 kali dilihat
Menteri Kehutanan Raja Antoni menyatakan dana Bantuan Presiden sebesar Rp240 miliar untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat telah disalurkan pada Jumat (23/10/2026).
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama mengucurkan dana sebesar Rp200 miliar yang langsung ditransfer untuk pemerintah provinsi beserta sepuluh kabupaten dan kota.
Pemerintah kemudian mengajukan permohonan tambahan kepada Presiden Prabowo Subianto dengan mempertimbangkan kondisi serta eskalasi kebakaran hutan dan lahan yang berbeda di setiap daerah. Presiden menyetujui usulan tersebut untuk empat kabupaten yang belum menerima dana pada tahap pertama, yakni Mempawah, Landak, Sekadau, dan Sanggau.
Raja Antoni menyebut dana tahap kedua telah masuk ke rekening masing-masing daerah sekitar dua hari sebelum keterangannya disampaikan.
“Jadi supaya bupati bisa memanfaatkan secara maksimum apa yang sudah diberikan ini sesuai dengan peruntukannya sesuai dengan surat edaran yang sudah diterbitkan oleh Pak Mendagri,” kata Raja Antoni.
Dana Bantuan Presiden tersebut akan dikelola secara mandiri oleh pemerintah daerah di Kalimantan Barat. Anggaran itu tidak mencakup biaya penanganan kebakaran hutan dan lahan oleh pemerintah pusat, seperti operasi modifikasi cuaca maupun pengeboman air yang dijalankan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kementerian Kehutanan, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya.
Sumber: Media Indonesia; ANTARA
Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.