Energi

Menteri ESDM Perintahkan Jajaran Utamakan Kepentingan Rakyat

3 kali dilihat

JAKARTA, AktuaNews – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memprioritaskan kepentingan rakyat dalam Upacara Hari Jadi Pertambangan dan Energi Ke-81 di Jakarta.

Bahlil menegaskan jajaran kementerian harus berani mengambil keputusan yang membela masyarakat umum ketika menghadapi tekanan kekuasaan. “Ketika kalian dihadapkan memilih antara orang yang mengatur kekuasaan dengan cara yang tidak benar dan dihadapkan dengan memilih kepentingan rakyat, saya perintahkan untuk memilih kepentingan rakyat,” kata Bahlil.

Ia menyebut Kementerian ESDM lahir bersama Republik Indonesia pada 28 September 1945 dan mengemban amanat Pasal 33 UUD 1945 untuk kemakmuran rakyat. Salah satu wujud keberpihakan tersebut terlihat dalam penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) pertambangan yang sempat menuai protes dari sejumlah perusahaan besar demi mengakomodasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Penegakan Aturan dan Listrik Desa

Bahlil juga meminta sektor pertambangan mematuhi kewajiban dalam negeri, reklamasi, pascatambang, serta keselamatan kerja. Kepada Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, ia mengingatkan agar aparatur tidak terpengaruh oleh upaya pengusaha yang melanggar ketentuan yang berlaku.

Di sektor kelistrikan, rasio elektrifikasi nasional kini berada di angka 99,85 persen, tetapi sekitar 11 ribu desa dan dusun tercatat belum menikmati aliran listrik. Pemerintah mengarahkan program listrik desa tahun ini ke 2.065 lokasi guna mengejar target pemenuhan akses listrik seluruh rumah tangga pada 2029.

Sumber: Republika; ANTARA

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Claudia Erlina

Claudia Erlina adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Ekonomi. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.