Sumber foto: Republika Polisi Temukan Kalung Berlian Rp300 Juta yang Hilang di Bandara Soetta
0 kali dilihat
TANGERANG, AktuaNews – Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandara Soekarno-Hatta menemukan kembali kalung berlian senilai Rp300 juta milik seorang penumpang yang sempat terjatuh di Terminal 3 lalu dijual ke sebuah toko emas di Kabupaten Tangerang.
Perhiasan tersebut ditemukan dalam waktu kurang dari 24 jam setelah anak korban berinisial RJN membuat laporan kehilangan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Insiden hilangnya perhiasan terjadi di area selasar keberangkatan internasional Terminal 3 saat korban bersama rombongan hendak terbang menuju Amerika Serikat sekitar pukul 04.30 WIB.
Korban baru menyadari kalungnya hilang setelah pesawat lepas landas, lalu meminta bantuan keluarganya untuk mencari di rumah, kendaraan, hingga area bandara. Karena pencarian mandiri tidak membuahkan hasil, RJN melapor ke SPKT Polresta Bandara Soekarno-Hatta.
Terpantau Kamera Pengawas
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Satreskrim bersama Tim Reserse Mobile (Resmob) meneliti rekaman kamera pengawas di lokasi kejadian. Rekaman memperlihatkan perhiasan milik korban terjatuh di selasar sebelum dipungut oleh seorang pria yang memasukkannya ke dalam saku baju.
Petugas selanjutnya melacak rekaman tersebut hingga mengamankan seorang pria berinisial MH. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui telah menjual kalung tersebut ke toko emas di wilayah Sepatan, Kabupaten Tangerang.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandara Soekarno-Hatta Komisaris Polisi Muhammad Esha menerangkan bahwa petugas langsung mendatangi toko emas bersangkutan. “Petugas kemudian mendatangi toko tersebut dan berhasil menemukan serta mengamankan kembali kalung yang diduga milik korban,” kata Esha.
Barang berharga tersebut ditemukan petugas dalam kondisi utuh sebelum diserahkan kembali kepada pemiliknya.
Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.