Sumber foto: Liputan6 KBRI Paris dan Berlin Minta WNI Waspadai Aksi Unjuk Rasa
0 kali dilihat
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Paris dan Berlin meminta seluruh warga negara Indonesia meningkatkan kewaspadaan serta menjauhi titik konsentrasi massa menyusul rencana unjuk rasa di Prancis dan Jerman pada Sabtu (31/10/2026).
KBRI Paris mengimbau masyarakat Indonesia yang menetap maupun sedang berkunjung untuk menghindari pusat kota, kawasan gedung pemerintahan, pusat perbelanjaan, dan fasilitas umum yang berpotensi terdampak. WNI diminta mematuhi aturan keamanan otoritas setempat, termasuk pembatasan aktivitas maupun mobilitas.
“Memantau informasi resmi dari pemerintah daerah, kepolisian, dan operator transportasi sebelum bepergian, serta menyesuaikan rencana perjalanan dengan memperhatikan kemungkinan penutupan jalan dan gangguan transportasi,” tulis KBRI Paris melalui akun media sosial resminya seperti diberitakan Detik.
KBRI Paris juga mengingatkan warga agar segera menjauh dan mengutamakan keselamatan apabila situasi di sekitar lokasi aksi mulai tidak kondusif. Bantuan darurat dapat diakses melalui nomor hotline pelindungan WNI KBRI Paris pada +33621122109.
Sebelumnya, gelombang unjuk rasa di Prancis memuat tuntutan perbaikan sistem pendidikan serta penanganan persoalan biaya hidup. Aksi tersebut telah melibatkan ratusan ribu orang di berbagai wilayah dan berujung pada penangkapan ribuan demonstran.
Kewaspadaan di Jerman
Imbauan serupa disampaikan KBRI Berlin kepada seluruh WNI yang berada di wilayah Jerman demi menjaga keselamatan dan kelancaran kegiatan. Masyarakat diminta memantau situasi dan pembaruan operasional transportasi publik lewat saluran resmi sebelum melakukan perjalanan.
KBRI Berlin mengarahkan warga yang berada di sekitar kawasan demonstrasi untuk menuruti instruksi aparat keamanan setempat. Perwakilan RI tersebut menegaskan terus memantau dinamika keamanan guna memberikan pelayanan pelindungan secara berkelanjutan.
Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan konsuler darurat di Jerman, KBRI Berlin menyediakan layanan sambungan cepat di nomor +49 152 575 26 930.
Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.