Keuangan

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.526.000 per Gram

0 kali dilihat

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun sebesar Rp20.000 menjadi Rp2.526.000 per gram pada perdagangan Sabtu (31/10/2026) setelah sebelumnya sempat berada di level Rp2.546.000 per gram.

Penurunan tersebut juga terjadi pada harga jual kembali atau buyback emas Antam yang merosot Rp65.000 ke posisi Rp2.276.000 per gram, seperti diberitakan Kumparan. Tren penurunan harga beli emas batangan ini terpantau telah berlangsung sejak Kamis (29/10/2026).

Untuk pecahan besar, harga emas Antam ukuran 500 gram dipatok Rp1.233.320.000 dan ukuran 1.000 gram dijual seharga Rp2.466.600.000. Tingkat harga tersebut tercatat berlaku di Butik Emas Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta, dan dapat berbeda di gerai penjualan lainnya.

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 48 Tahun 2023, konsumen akhir dibebaskan dari Pajak Penghasilan (PPh) ketika membeli emas batangan. Namun, pengusaha emas tetap diwajibkan memungut PPh Pasal 22 sebesar 0,25 persen dari harga jual, lebih rendah dibandingkan tarif aturan terdahulu yang mencapai 0,45 persen.

Selain produk Antam, harga komoditas logam mulia lain juga mengalami pelemahan. Emas Galeri24 turun Rp21.000 menjadi Rp2.478.000 per gram pada Sabtu (31/10/2026), dengan harga buyback tercatat Rp2.337.000 per gram. Pecahan 500 gram emas Galeri24 dipatok Rp1.200.547.000, sementara cetakan 1.000 gram dihargai Rp2.401.093.000.

Di pasar perak domestik, harga perak Antam terpangkas Rp2.000 menjadi Rp33.650 per gram dari posisi sebelumnya Rp35.650, seperti diberitakan Liputan6.com. Antam menawarkan perak batangan pecahan 250 gram dengan harga Rp8.812.500 serta ukuran 500 gram seharga Rp16.825.000, meski stok kedua varian tersebut habis.

Sumber: Media Indonesia; Liputan6; Kumparan

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Claudia Erlina

Claudia Erlina adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Ekonomi. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.