Peristiwa

Longsor di Pronojiwo Lumajang Tewaskan Dua Orang Penghuni Rumah

0 kali dilihat

LUMAJANG, AktuaNews – Bencana tanah longsor menerjang sebuah rumah di Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (31/10/2026) dini hari sehingga menyebabkan dua penghuninya meninggal dunia akibat tertimbun material.

Korban tewas dalam musibah tersebut adalah Imron Rosadi (40) dan anak perempuannya, Hilya (9). Rumah korban tertimpa longsoran tebing setelah hujan dengan intensitas sedang hingga deras mengguyur wilayah Kecamatan Pronojiwo sejak Jumat (30/10/2026) siang hingga Sabtu dini hari.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Isnugroho menyatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 02.10 WIB. Kondisi cuaca ekstrem sempat menghalangi warga untuk memberikan pertolongan pertama secara langsung.

“Warga sekitar belum berani menuju lokasi kejadian untuk memberi pertolongan karena hujan yang mengguyur masih deras, kabut tebal, dan listrik padam,” jelas Isnugroho pada Sabtu (31/10/2026).

Setelah hujan mulai mereda pada pukul 04.30 WIB, warga memberanikan diri mendekati lokasi bencana untuk memeriksa keadaan. Warga menemukan kedua korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di bawah timbunan longsoran tanah.

Kejadian tersebut dilaporkan kepada aparat keamanan dan pemerintah desa pada pukul 05.00 WIB untuk penanganan lebih lanjut. Jenazah kedua korban kemudian dibawa ke rumah orang tua Imron di Dusun Manggisan, Desa Tamanayu, guna prosesi pemakaman.

Kerusakan Rumah

Hasil peninjauan di lapangan menunjukkan tebing yang longsor memiliki panjang sekitar delapan meter dengan ketinggian sepuluh meter. Rumah korban yang berada di bawah tebing tertimpa runtuhan pagar rumah warga lain bernama Soleman yang terletak di atas tebing.

Material longsor menghancurkan bagian kamar belakang, kamar mandi, dapur, serta gudang milik korban. Runtuhan tanah tersebut juga merusak dan menimbun bagian dapur milik tetangga lainnya, Wardi.

Aparat keamanan bersama pihak desa dan masyarakat setempat bekerja bakti menyingkirkan material longsor dari bangunan. BPBD Lumajang meminta warga, terutama di Dusun Jonggrang, meningkatkan kewaspadaan karena letak permukiman yang berada di tepi tebing tinggi sangat rawan bencana susulan.

Sumber: Liputan6; Media Indonesia; ANTARA

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Herviana Mesayu

Herviana Mesayu adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Nasional. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.