Menhut Raja Juli Antoni (tengah) dan Pendiri Yayasan Kalaweit, Chanee Kalaweit (kiri) meninjau sekat bakar dibangun untuk menghambat penyebaran karhutla di Desa Paring Lahung, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Sabtu (31/10/2026). ANTARA/HO-Kemenhut — Sumber foto: ANTARA Menhut Tinjau Sekat Bakar Habitat Orangutan di Barito Utara
0 kali dilihat
BARITO UTARA, AktuaNews – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau sekat bakar pencegah kebakaran hutan dan lahan sepanjang kurang lebih 3,2 kilometer di Desa Paring Lahung, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, pada Sabtu (31/10/2026).
Peninjauan jalur pembatas api yang dirancang untuk melindungi habitat orangutan kalimantan tersebut dilakukan bersama pegiat lingkungan sekaligus Pendiri Yayasan Kalaweit, Chanee Kalaweit. Pengerjaan sekat bakar telah berlangsung sejak 11 September 2026 guna menghambat perambatan api sekaligus memberi ruang bagi petugas untuk memadamkan kebakaran.
Di lokasi peninjauan, sekat bakar memisahkan area yang hangus terbakar dengan kawasan vegetasi hijau yang masih utuh. Pembangunan sekat pemisah api ini melibatkan personel Manggala Agni Kementerian Kehutanan, petugas pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara, warga setempat, serta pihak perusahaan yang menyokong penyediaan alat berat.
Chanee menerangkan bahwa pembuatan sekat bakar diputuskan setelah pemadaman darat menghadapi kendala karena api terus menyala kembali. Keputusan tersebut diambil sesudah tim berupaya memadamkan kobaran api selama sekitar sepuluh hari di lapangan.
“Sebelum ambil keputusan ini (bikin sekat bakar) pernah berkomunikasi dengan Bapak Menteri, 10 hari sudah coba, padamin-padamin, cukup confident ternyata apinya nyala lagi,” kata Chanee kepada Menhut seperti diberitakan ANTARA.
Menurut Chanee, keberadaan sekat bakar berfungsi sebagai benteng pengaman ketika petugas kewalahan mengendalikan kobaran api. Oleh karena itu, penguatan personel dinilai penting untuk bersiaga menjaga jalur sekat setelah pembangunannya selesai.
Sebelumnya, Chanee sempat mengunggah permintaan bantuan di media sosial mengenai kebakaran besar yang melanda wilayah Barito Utara. Merespons kondisi darurat tersebut, Raja Juli Antoni mengizinkan pemakaian alat berat secara terbatas untuk membuka sekat bakar serta mengerahkan Manggala Agni langsung ke lokasi.
Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.