Sumber foto: Liputan6 Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI Termasuk Enam Kodam
2 kali dilihat
Diperbarui 9 October 2026, 16:54 WIB
JAKARTA, AktuaNews – Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan baru Tentara Nasional Indonesia (TNI), termasuk enam Komando Daerah Militer (Kodam), dalam upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).
Peresmian tersebut mencakup berbagai satuan pada matra Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. Presiden mengesahkan pembentukan satuan ini secara resmi di hadapan para peserta upacara.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, Senin 5 Oktober 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan 204 satuan baru TNI,” kata Prabowo.
Enam Kodam baru yang diresmikan tersebar di Kepulauan Riau, Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Papua Tengah, dan Nusa Tenggara Barat. Prosesi peresmian ditandai dengan penekanan sirine oleh Presiden dan pelantikan simbolis enam panglima kodam melalui penyerahan tongkat komando serta bendera kesatuan.
Rincian Satuan Baru
Untuk jajaran TNI AD, Presiden meresmikan 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan dan 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan. Selain itu, terdapat tiga Batalyon Bantuan Tempur yang meliputi unsur Kavaleri, Artileri Medan, dan Artileri Pertahanan Udara.
Pada matra TNI AL, satuan yang diresmikan meliputi satu Brigade Infanteri Marinir serta empat Batalyon Marinir. Sementara itu, matra TNI AU memperoleh tambahan satu Divisi Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat), satu Brigade Korpasgat, tiga Batalyon Korpasgat, satu Skadron Pendidikan, dua Skadron Udara, dan dua Satuan Radar.
Upacara peringatan hari jadi tersebut melibatkan 3.378 personel prajurit dari tiga matra TNI. Acara itu juga menampilkan 38 alat utama sistem persenjataan serta dihadiri sejumlah pejabat negara dan mantan presiden.
Sumber: Jawa Pos; Liputan6; Media Indonesia
Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.