Sumber foto: Kumparan Polisi Selidiki Dugaan Penipuan Pembatalan Konser Orchestra Experience
2 kali dilihat
Diperbarui 9 October 2026, 16:58 WIB
TANGERANG SELATAN, AktuaNews – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Tangerang Selatan menyelidiki dugaan penipuan penyelenggara konser musik Orchestra Experience setelah pertunjukan dibatalkan mendadak 30 menit sebelum jadwal pentas dimulai di kawasan Tangerang.
Kepala Seksi Humas Kepolisian Resor Tangerang Selatan Iptu Wahyuni membenarkan adanya aduan dari penonton yang membeli tiket konser tersebut. Korban melayangkan laporan resmi pada Minggu malam (4/10/2026) setelah agenda pertunjukan urung terlaksana.
“Saat ini sat Reskrim telah melakukan penyelidikan atas peristiwanya. Penyidik sedang bekerja,” tutur Yuni.
Konser musik orkestra tersebut semula dijadwalkan mentas pada Minggu (4/10/2026) pukul 19.00 WIB di The Entrance Convention Hall. Penyelenggara kemudian membatalkan acara lewat akun media sosial sekitar setengah jam sebelum kegiatan dimulai dengan alasan kendala teknis tidak terduga.
Penyelidikan Laporan Korban
Berdasarkan data Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) bernomor LP/B/3164/X/2026/SPKT/POLRES TANGERANG SELATAN/POLDA METRO JAYA, korban melaporkan dugaan tindak pidana penipuan dan perbuatan curang. Laporan itu mencakup pembelian dua tiket konser musik klasik dengan nilai kerugian Rp698 ribu.
Dalam berkas laporan tersebut, pihak terlapor tercatat atas nama PT Onyx Production Indone. Kepolisian Resor Tangerang Selatan masih mendalami pemeriksaan berkas perkara dan belum merinci total nilai kerugian yang dialami seluruh calon penonton lain.
Pihak penyelenggara sendiri telah menyampaikan permohonan maaf terbuka lewat akun media sosial resminya atas pengumuman pembatalan mendadak tersebut. Penyelenggara menyatakan pertunjukan akan dijadwalkan ulang dan menyediakan layanan pengembalian dana tiket bagi penonton yang berhalangan hadir pada agenda pengganti.
Sumber: Kumparan; Liputan6; Detik
Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.