Makroekonomi

Menkeu Minta Bea Cukai Perkuat Pengawasan Barang Ilegal

0 kali dilihat

Diperbarui 9 October 2026, 17:00 WIB

JAKARTA, AktuaNews – Menteri Keuangan Suahasil Nazara meminta jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) meningkatkan kualitas pengawasan guna memperkuat perlindungan masyarakat dan menjaga kepercayaan publik pada institusi tersebut di Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Permintaan tersebut disampaikan Menkeu saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Bea Cukai ke-80 Tahun 2026 di Kantor Pusat DJBC. Suahasil menekankan bahwa keberhasilan fungsi pengawasan tidak sekadar dihitung dari tingginya angka penindakan hukum terhadap pelanggaran.

“Pengawasan yang kuat tidak semata-mata diukur dari banyaknya penindakan, tetapi pengawasan yang kuat juga diukur dari kepercayaan masyarakat kepada institusi kita,” kata Suahasil.

Fokus penindakan hukum mencakup penyelundupan narkotika, barang berbahaya, hingga komoditas strategis dan sumber daya alam Indonesia seperti emas dan nikel. Suahasil menilai peredaran barang selundupan seperti pakaian bekas impor merugikan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, penjahit, hingga industri tekstil, sementara beras ilegal menekan kesejahteraan petani serta konsumen.

Kinerja Penerimaan Negara

Selain aspek pengawasan, Bea Cukai didorong untuk mempermudah arus logistik dan meningkatkan mutu pelayanan demi memacu daya saing ekspor nasional. Langkah tersebut ditujukan agar institusi kepabeanan menjalankan peran penghimpun penerimaan, pelindung masyarakat, fasilitator perdagangan, dan pendukung industri secara terpadu.

Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai hingga September 2026 mencapai Rp240,28 triliun. Capaian tersebut setara dengan 71,51 persen dari target APBN 2026 dan mencatat pertumbuhan 8,57 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Penguatan kinerja DJBC ke depan dirancang bertumpu pada integritas sumber daya manusia, penguatan teknologi intelijen, serta integrasi proses bisnis dengan instansi pemerintah lainnya.

Sumber: Liputan6; Media Indonesia; Kumparan

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Claudia Erlina

Claudia Erlina adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Ekonomi. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.