Sumber foto: Liputan6 Pemerintah Siapkan Tiga Pabrik Tepung Telur dan Daging
1 kali dilihat
Pemerintah menyiapkan pembangunan tiga pabrik pengolahan tepung telur dan tepung daging untuk memperkuat ekosistem peternakan nasional serta mengurangi ketergantungan terhadap komoditas impor.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan rencana tersebut saat berdiskusi dengan para peternak di Jakarta, Jumat (9/10/2026). Pembangunan fasilitas industri ini menjadi bagian dari strategi integrasi peternakan dari penyediaan pakan hingga pengolahan hasil panen.
“Ini solusi permanen, fundamental. Kalau pabriknya berdiri, impor tepung telur kita hentikan. Kita sudah sepakat. Harapannya, setelah ekosistem ini berdiri, persoalan yang sama tidak terus berulang,” kata Amran.
Amran mengungkapkan telah berkoordinasi dengan pihak kementerian terkait, termasuk Menteri Perdagangan Budi Santoso, guna menyepakati penghentian impor tepung telur begitu fasilitas beroperasi. Proyek tersebut ditargetkan mulai berjalan tahun depan dengan masa pengerjaan 1,5 tahun hingga maksimal dua tahun.
Kebutuhan Investasi dan Dukungan Peternak
Pemerintah memperkirakan kebutuhan investasi awal mencapai sekitar Rp200 miliar per unit pabrik. Nilai pembiayaan berpotensi meningkat menjadi Rp250 miliar apabila fasilitas mencakup sarana pengolahan daging.
Tahap awal pembangunan akan ditindaklanjuti melalui studi kelayakan. Pemerintah juga membuka peluang keterlibatan pihak swasta untuk bermitra dalam pembangunan industri strategis tersebut.
Keberadaan pabrik pengolahan dirancang untuk menyerap kelebihan pasokan telur dan daging ayam saat produksi melimpah. Skema ini bertujuan menjaga stabilitas harga di tingkat peternak dan mengurangi kerugian akibat fluktuasi pasar produk segar.
Pelaku usaha peternakan menyambut positif rencana pendirian pabrik olahan tersebut. Anggota Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Ii Cahyadi menilai industri pengolahan berskala besar membutuhkan peran pemerintah karena memerlukan investasi masif yang sulit dijangkau peternak mandiri.
Sumber: Liputan6; ANTARA; Jawa Pos
Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.