Amerika dan Eropa

Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel dari London

4 kali dilihat

Diperbarui 9 October 2026, 17:03 WIB

TEL AVIV, AktuaNews – Pemerintah Inggris mengancam mengusir 27 diplomat Israel dari London jika otoritas Israel tidak membatalkan keputusan penutupan Konsulat Jenderal Inggris yang melayani warga Palestina di Yerusalem Timur.

Peringatan tersebut disampaikan Duta Besar Inggris untuk Israel Simon Walters kepada para pejabat Israel. Inggris berencana memulangkan satu diplomat Israel untuk setiap satu diplomat Inggris yang terdampak oleh keputusan Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar, seperti diberitakan ANTARA.

Penutupan konsulat jenderal tersebut memengaruhi tugas 27 diplomat Inggris. Fasilitas diplomatik itu selama ini berfungsi sebagai penghubung serta melayani kebutuhan penduduk Palestina.

Ketegangan Hubungan Bilateral

Hubungan diplomatik kedua negara merenggang sejak September 2026 setelah Inggris melarang perdagangan barang dari area permukiman ilegal di Tepi Barat. London mengambil kebijakan boikot dagang itu menyusul langkah Israel yang berencana mendirikan 1.200 unit rumah baru di Tepi Barat.

Menurut hukum internasional, kawasan permukiman Israel di Tepi Barat berstatus ilegal. London juga menyinggung adanya praktik pembersihan etnis terhadap warga Palestina saat merilis larangan perdagangan tersebut.

Pemerintah Israel kemudian membalas kebijakan London dengan menutup konsulat Inggris di Yerusalem Timur. Selain ancaman penutupan kantor perwakilan tersebut, otoritas Israel memerintahkan para pejabat Inggris agar segera meninggalkan Pusat Dukungan Internasional Gaza di Kota Kiryat Gat.

Sumber: Detik; ANTARA

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Kirana Mikail

Kirana Mikail adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Global dan Teknologi. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.