Bisnis

Mendag Sebut Seruan Boikot Produk RI di Malaysia Tidak Berdampak

3 kali dilihat

Diperbarui 9 October 2026, 16:59 WIB

JAKARTA, AktuaNews – Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan seruan boikot terhadap produk-produk Indonesia di media sosial Malaysia tidak berdampak pada perdagangan bilateral kedua negara saat ditemui di Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Budi menilai reaksi yang beredar luas di dunia maya tersebut kemungkinan hanya merupakan luapan emosi sesaat. Pemerintah juga telah berkoordinasi langsung dengan Atase Perdagangan dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur guna memantau perkembangan situasi secara berkala.

“Saya kira tidak (berdampak). Ini mungkin hanya respons sesaat saja,” ujar Budi.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, transaksi maupun kegiatan perdagangan kedua negara dilaporkan tetap berjalan lancar tanpa kendala. Budi menegaskan kondisi aktivitas pasar produk Indonesia di Malaysia hingga kini masih berjalan sebagaimana mestinya.

Gelombang seruan boikot oleh warganet Malaysia sebelumnya mencuat setelah kemenangan Tim Nasional Indonesia yang memastikan langkah menuju babak final FIFA ASEAN Cup 2026. Persaingan sepak bola tersebut kemudian memicu sentimen yang meluas ke ranah ekonomi dan kebudayaan.

Seruan pembatasan tersebut menyasar sejumlah merek asal Indonesia yang telah beroperasi di Malaysia, seperti Indomie, Kopi Kenangan, J.Co Donuts, Garuda Indonesia, dan produk perlengkapan luar ruang Eiger. Selain barang fisik, warganet di Malaysia turut menyuarakan pembatasan pemutaran karya musik, agenda konser, serta pertunjukan artis Indonesia.

Sumber: Liputan6; Media Indonesia; ANTARA

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Claudia Erlina

Claudia Erlina adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Ekonomi. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.