Sumber foto: Kumparan Mentan Minta Bulog Siapkan Cadangan Jagung Pakan 250 Ribu Ton
5 kali dilihat
JAKARTA, AktuaNews – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta Perum Bulog menyiapkan stok jagung untuk pakan ternak sebanyak 250 ribu ton guna mengantisipasi kenaikan harga pakan dan menjaga ketersediaan pasokan bagi peternak.
Langkah tersebut diambil guna memperkuat ekosistem rantai pasok jagung dari sektor hulu hingga hilir, terutama pada periode September sampai Desember. Dalam Rapat Koordinasi Peternakan di Kalibata, Jakarta, Amran meminta Bulog segera menyalurkan stok jagung yang ada di gudang kepada para peternak sembari melanjutkan pengadaan komoditas tersebut.
Menurut Amran, pemerintah masih memiliki kuota jagung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 150 ribu ton yang dapat dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan peternak. Bulog nantinya juga bertindak sebagai penyerap hasil panen petani binaan jika terjadi kelebihan produksi di lapangan.
“Kemudian setelah ditampung oleh Bulog menjaga di stoknya harus 250 ribu ton itu pada bulan-bulan kritis. Yaitu apa? September, Oktober, November, Desember. Ini dijaga,” kata Amran.
Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa pihaknya berencana menambah gudang penyimpanan jagung untuk memenuhi pasokan peternak ayam dengan target minimal 250 ribu ton per triwulan. Fasilitas penyimpanan yang dilengkapi pusat pengeringan jagung atau corn drying center tersebut masih berada dalam tahap proses lelang.
Rizal menjelaskan pembangunan sarana pengeringan dan penyimpanan itu diprioritaskan di daerah sentra produksi, seperti Gorontalo, Nusa Tenggara Barat, Lampung, Nusa Tenggara Timur, serta Jawa Timur. Penambahan fasilitas dilakukan karena penyerapan jagung oleh Bulog harus memenuhi standar kualitas mutu yang telah ditetapkan.
Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.