Keuangan

BSI Resmikan Program Pemulihan Desa Wisata Sade di Lombok

2 kali dilihat

LOMBOK, AktuaNews – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk meresmikan program Satu Benang untuk Sade di Lombok, Nusa Tenggara Barat, guna membangkitkan ekonomi warga pascabencana kebakaran yang melumpuhkan pariwisata adat setempat.

Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat ekosistem perjalanan halal nasional sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat. Melalui kemitraan bersama Danantara Indonesia, perseroan memberikan dukungan menyeluruh agar ikon wisata budaya suku Sasak tersebut siap kembali menyambut wisatawan domestik maupun mancanegara.

Bantuan fisik yang diresmikan mencakup pembangunan kembali empat unit rumah adat, balai pertemuan, gapura desa, serta pusat ibadah masyarakat. Perbaikan infrastruktur vital ini ditujukan untuk memulihkan aktivitas ekonomi pengrajin tenun, pedagang usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta pengelola penginapan lokal.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyampaikan bahwa proses pemulihan desa berfokus pada dampak jangka panjang bagi kesejahteraan penduduk.

“Membangkitkan Desa Sade bukan sekadar merenovasi bangunan, melainkan menghidupkan kembali rantai ekonomi warga. Pariwisata halal yang beretika harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat setempat,” ujar Anggoro dalam keterangan tertulis, Minggu (11/10/2026).

Anggoro menambahkan, kedatangan wisatawan diharapkan mengalirkan pendapatan langsung bagi penenun dan pelaku usaha kecil setempat sehingga tradisi Sasak tetap terpelihara sekaligus menopang kemandirian warga.

Untuk menjaring keterlibatan publik yang lebih luas, BSI Maslahat turut membuka fasilitas penggalangan donasi melalui aplikasi perbankan digital BYOND by BSI.

Sumber: Detik; ANTARA

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Claudia Erlina

Claudia Erlina adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Ekonomi. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.