Sumber foto: Liputan6 Pramono Sebut Jakarta Raih Posisi Kota Pelajar Tertinggi di Indonesia
2 kali dilihat
JAKARTA TIMUR, AktuaNews – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmen pemerintah daerah membenahi fasilitas pendidikan serta menyalurkan bantuan siswa demi mempertahankan capaian Jakarta sebagai kota pelajar nomor satu di Indonesia saat meninjau renovasi sekolah di Pasar Rebo.
Pramono menyampaikan bahwa penilaian QS Best Student Cities 2027 menempatkan Jakarta pada peringkat ke-117 dunia. Posisi tersebut merupakan capaian tertinggi bagi kota di Indonesia, mengungguli Yogyakarta yang berada di peringkat ke-118 dunia.
“Itu terbukti, yang selama ini Jakarta bukan nomor satu kota terdidik ya, kota pelajar, kota terdidik, sekarang Jakarta menjadi kota pelajar nomor satu se-Indonesia,” jelas Pramono.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan perhatian khusus melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Menurut Pramono, sebagian besar siswa dan mahasiswa dari keluarga yang memenuhi persyaratan menerima bantuan tersebut sebagai prioritas utama daerah.
Selain bantuan biaya pendidikan, sarana dan prasarana sekolah terus diperbaiki di seluruh wilayah ibu kota. Pramono menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan mendata gedung-gedung yang memerlukan pembenahan, sementara keputusan renovasi serta mekanisme pengawasannya ditetapkan melalui rapat terbatas gubernur.
Realisasi Revitalisasi Sekolah
Sebagaimana diberitakan ANTARA, Pemprov DKI Jakarta telah menyelesaikan perbaikan 16 dari 19 gedung sekolah yang ditargetkan pada tahun anggaran 2025. Program revitalisasi di lima wilayah kota administrasi tersebut menelan anggaran sebesar Rp876,7 miliar.
Renovasi mencakup jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah menengah kejuruan, termasuk pembangunan unit sekolah baru SMPN 298 di Jakarta Barat dan SMPN 299 di Jakarta Selatan. Fasilitas lain yang diperbaiki tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara, termasuk SDN Petojo Utara 01 dan SMKN 55 Jakarta.
Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.