Bisnis

Telkom Percepat Perampingan Puluhan Entitas Anak Usaha

3 kali dilihat

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mempercepat pelaksanaan program penyederhanaan terhadap 50 entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup guna menata portofolio bisnis inti dan mendorong efisiensi operasional secara berkelanjutan.

Hingga semester pertama 2026, perseroan telah menuntaskan penataan terhadap 24 entitas. Saat ini, proses perampingan pada 26 entitas lainnya terus berjalan dan diupayakan selesai semaksimal mungkin pada 2026 sesuai tahapan kajian serta tata kelola yang berlaku bagi tiap perusahaan.

Langkah akselerasi tersebut selaras dengan arah penataan portofolio BUMN dari Danantara Asset Management (DAM) dan Badan Pengaturan (BP) BUMN. Kebijakan ini juga menjadi bagian dari transisi perseroan dari Operating Holding menuju Strategic Holding berdasarkan inisiatif strategis TLKM 30, yang mendukung target valuasi lebih dari Rp550 triliun pada 2030.

Struktur bisnis kini diarahkan pada skema Holding Company-Operating Company dengan penyederhanaan ke dalam empat segmen utama, yakni B2C, B2B Infrastructure, B2B ICT, dan International.

Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menjelaskan bahwa perampingan ditujukan untuk memperkuat fundamental perusahaan sebagai entitas telekomunikasi digital serta melepaskan lini usaha bermargin kecil.

“Arahan pemegang saham kami maknai sebagai mandat untuk bergerak lebih cepat tanpa mengorbankan kehati-hatian. Karena itu, setiap entitas kami evaluasi secara menyeluruh, apakah relevan dengan bisnis inti, berkontribusi pada nilai grup, dan memiliki prospek yang jelas,” kata Nanang.

Perseroan mencatatkan kinerja positif sepanjang semester pertama 2026 dengan margin EBITDA konsolidasi kembali berada di atas 50 persen pada kuartal kedua 2026.

Ketua Umum Serikat Karyawan (SEKAR) Telkom Nashri menyatakan dukungannya terhadap langkah manajemen demi menjaga keberlanjutan bisnis, sembari menekankan pentingnya kepastian kerja dan kesejahteraan karyawan. Seluruh proses penataan dipastikan melibatkan uji tuntas dari pihak ketiga independen berdasarkan tata kelola perusahaan yang baik.

Sumber: Kumparan; Media Indonesia

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Claudia Erlina

Claudia Erlina adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Ekonomi. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.