ilustrasi(Antara) — Sumber foto: Media Indonesia IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.917 pada Kamis Pagi
2 kali dilihat
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 25,89 poin atau 0,44 persen ke level 5.917,13 pada perdagangan Kamis (15/10/2026) pagi di tengah pelemahan indeks saham unggulan.
Setelah pembukaan, laju indeks acuan pasar modal Indonesia tersebut terus merosot. Berdasarkan data perdagangan RTI yang dilansir Detik, IHSG menyentuh posisi terendah di level 5.881,03 sebelum terparkir pada posisi 5.887,81 atau turun sekitar 55,21 poin setara 0,93 persen pada pukul 09.14 WIB.
Penurunan indeks acuan juga diikuti oleh kelompok saham berkapitalisasi pasar besar. Indeks LQ45 tercatat melemah 2,97 poin atau 0,50 persen menuju posisi 591,62 pada awal transaksi, sebagaimana diberitakan Media Indonesia.
Satu menit setelah pembukaan, seperti diberitakan Okezone, IHSG sempat berada di level 5.890 dengan nilai transaksi awal mencapai Rp356 miliar serta volume perdagangan 2,0 miliar lembar saham. Seluruh indeks sektoral juga terpantau serempak melemah, mencakup sektor infrastruktur, transportasi, industri, teknologi, kesehatan, energi, keuangan, konsumer siklikal dan nonsiklikal, properti, hingga bahan baku.
Pergerakan saham secara keseluruhan didominasi oleh koreksi harga. Data RTI mencatat 453 saham melemah, 129 saham menguat, dan 155 saham bergerak stagnan. Total transaksi perdagangan pada sesi pagi itu mencatat perputaran dana Rp1.495 triliun dengan volume 5.011 miliar saham melalui 207.731 kali frekuensi transaksi.
Di tengah tren penurunan pasar secara umum, tiga saham tercatat memimpin penguatan tertinggi, yaitu PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD), PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP), dan PT Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO). Berdasarkan catatan Detik, pelemahan IHSG selama sebulan terakhir telah mencapai 8,89 persen, sedangkan sepanjang tahun 2026 indeks saham sudah terkoreksi hingga 31,91 persen.
Sumber: Detik; Media Indonesia; Okezone
Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.