Sumber foto: Liputan6 Kejagung Lelang Batu Bara Sitaan Kasus Samin Tan Rp263 Miliar
2 kali dilihat
JAKARTA, AktuaNews – Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung melelang komoditas batu bara sitaan kasus dugaan korupsi pengelolaan pertambangan PT Asmin Koalindo Tuhup dengan tersangka Samin Tan senilai Rp263.080.879.000.
Objek lelang tersebut berada di Desa Damparan, Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah. Komoditas yang ditawarkan mencakup sekitar 171.107 metrik ton batu bara di penimbunan Jetty PT AC serta muatan batu bara di 15 kapal tongkang yang masing-masing diperkirakan memuat 4.400 metrik ton.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menyampaikan keterangan tertulis mengenai perincian lelang terbuka tersebut di Jakarta. Anang menerangkan penawaran dibuka hingga batas akhir penyerahan pada Rabu (28/10/2026) pukul 14.00 WIB.
“Seluruh objek dilelang dalam satu lot,” ujar Anang dalam keterangannya.
Proses lelang berlangsung melalui mekanisme penawaran terbuka secara daring di laman resmi lelang.go.id dengan melibatkan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Palangka Raya. Calon peserta wajib menyetorkan uang jaminan penawaran senilai Rp130.000.000.000 sebelum mengajukan penawaran.
Ketentuan Peserta dan Peninjauan
Kualifikasi peserta lelang dibatasi khusus untuk badan hukum berbadan usaha yang mengantongi Nomor Pokok Wajib Pajak. Ketentuan itu merujuk pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 162.K/HK.02/MEM.H/2026 tertanggal 22 April 2026.
Peserta lelang dipersyaratkan memiliki izin usaha pertambangan, izin pengangkutan dan penjualan, atau berstatus sebagai pemakai akhir komoditas di dalam negeri. Sebelum penawaran berakhir, sesi penjelasan lelang digelar pada Senin (26/10/2026) di PT Artha Contractors, Barito Selatan.
Kejaksaan Agung menetapkan Samin Tan sebagai tersangka sejak 27 Maret 2026 atas dugaan melanjutkan penambangan ilegal setelah izin perusahaannya dicabut. Seperti diberitakan ANTARA, sebanyak 436.283,08 ton batu bara sitaan perkara serupa sebelumnya telah laku terjual seharga Rp179 miliar.
Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.