Sumber foto: Liputan6 Gempa Magnitudo 4,1 Rusak Ratusan Rumah di Bogor
3 kali dilihat
BOGOR, AktuaNews – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat gempa bumi bermagnitudo 4,1 merusak ratusan rumah dan melukai seorang warga di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, setelah mengguncang wilayah tersebut pada Kamis (15/10/2026) sore.
Kerusakan bangunan tersebar di Desa Cibunian dan Desa Purwabakti di Kecamatan Pamijahan, serta Desa Purasari di Kecamatan Leuwiliang. Guncangan akibat aktivitas sesar aktif tersebut membuat warga mengungsi ke tempat kerabat maupun tenda penampungan sementara demi keselamatan diri.
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor Andi Sumardi merinci dampak kerusakan bangunan yang terus bertambah dari pendataan awal. “Jumlah bangunan, 253 unit rumah dan 5 fasilitas sarana ibadah terdampak, yang tersebar di Desa Cibunian, Desa Purwabakti Kecamatan Pamijahan Dan Desa Purasari Kecamatan Leuwiliang,” kata Andi.
Dari total 253 rumah yang terdampak, sebanyak 220 unit mengalami rusak ringan, 25 unit rusak sedang, dan enam unit rusak berat. Selain merusak sarana ibadah, bencana ini menempatkan dua unit rumah warga dalam kondisi terancam.
Satu korban terluka merupakan warga di Kampung Cikupa yang mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis di klinik kesehatan setempat. Kerusakan fisik bangunan sebagian besar meliputi dinding retak atau roboh, serta bagian plafon dan atap yang runtuh.
Dipicu Sesar Aktif
Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang Ana Oktavia Setiowati menjelaskan gempa tektonik tersebut tergolong gempa dangkal. Pusat gempa bermagnitudo 4,1 berada di darat sekitar 26 kilometer barat daya Kota Bogor dengan kedalaman lima kilometer.
Sebelum lindu utama berkekuatan magnitudo 4,1 muncul, BMKG mencatat gempa pembuka bermagnitudo 3,5 di darat sekitar 25 kilometer utara Kabupaten Sukabumi pada kedalaman sembilan kilometer. Satu kali gempa susulan berkekuatan magnitudo 2,4 juga terpantau oleh petugas.
Guncangan terkuat dirasakan hingga skala IV MMI di wilayah Pamijahan dan Kabandungan, sedangkan getaran berskala III MMI dirasakan warga Leuwiliang, Kalapanunggal, Cipeuteuy, Lengkong, dan Parakansalak. Petugas Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Bogor terus menyalurkan bantuan darurat sembari memutakhirkan data warga terdampak.
Sumber: Detik; Liputan6; Media Indonesia
Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.