Asia Pasifik

Jepang Menghentikan Reaktor Nuklir Onagawa Akibat Kebocoran Air

1 kali dilihat

Operator Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Onagawa menghentikan operasional reaktor nomor dua di Prefektur Miyagi pada Sabtu (17/10/2026) setelah menemukan kebocoran air yang mengandung zat radioaktif.

Kebijakan pemadaman reaktor tersebut diumumkan oleh Tohoku Electric Power Co. pada Kamis (15/10/2026). Perusahaan pengelola fasilitas mematikan unit pembangkit itu guna keperluan pemeriksaan menyeluruh serta penggantian komponen yang rusak.

Tohoku Electric Power Co. menjelaskan bahwa air yang bocor mengandung sejumlah kecil zat radioaktif. Seluruh cairan yang terkontaminasi tersebut telah tertampung dan petugas tidak menemukan tingkat radiasi yang tidak wajar di lingkungan sekitar instalasi, seperti diberitakan ANTARA dari laporan Kyodo News.

Pihak operator memperkirakan rembesan air berlangsung dengan laju sekitar 0,2 metrik ton per jam. Kenaikan tinggi air di bak penampungan drainase yang terpantau sejak Juli memicu investigasi internal hingga mendeteksi kebocoran pada salah satu katup.

Proses pemeriksaan teknis, perbaikan katup, dan persiapan pengaktifan kembali reaktor diperkirakan memakan waktu sekitar 10 hari. Reaktor Onagawa tercatat sebagai fasilitas pertama di Jepang bagian timur yang kembali aktif setelah gempa bumi dan tsunami pada 2011.

Bencana besar belasan tahun silam sempat memicu krisis nuklir Fukushima dan memaksa pemerintah Jepang menghentikan seluruh pembangkit nuklir nasional. Fasilitas Onagawa juga sempat berhenti sementara pada November 2024 akibat gangguan peralatan, sebelum beroperasi kembali pada akhir bulan yang sama.

Sumber: Jawa Pos; ANTARA

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Kirana Mikail

Kirana Mikail adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Global dan Teknologi. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.