Sumber foto: ANTARA Katie Zacharia Mundur dari Posisi Sekretaris Pers Gedung Putih
2 kali dilihat
WASHINGTON, AktuaNews – Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia tidak lagi menduduki posisinya pada Jumat (16/10/2026) setelah hanya lima hari menjabat sejak resmi bertugas pada Senin (12/10/2026).
Keputusan pengunduran diri tersebut mengemuka usai debut konferensi pers perdana Zacharia menuai sorotan media. Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat menyatakan bahwa dirinya memberi masukan langsung kepada Zacharia terkait posisi juru bicara tersebut saat berbicara kepada wartawan di Gedung Putih.
“Saya katakan kepadanya, ‘sejujurnya, kalau saya jadi Anda, saya akan mempertimbangkan kembali’,” ujar Trump.
Trump menilai juru bicaranya itu telah diperlakukan secara kejam dan tidak adil oleh kalangan media selama sepekan pertama bekerja. Trump juga menegaskan keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Zacharia karena ia hanya ingin mantan stafnya itu merasa bahagia.
Zacharia mulai menjabat pada awal pekan untuk menggantikan posisi Karoline Leavitt. Namun, penampilan perdananya dalam pengarahan pers pada Selasa (13/10/2026) memicu kritik karena hanya berlangsung sekitar 14 menit dan hanya menerima tiga pertanyaan dari wartawan.
Selain jalannya pengarahan media, latar belakang Zacharia ikut disorot publik terkait status kelulusan ujian profesi hukum. Zacharia mengakui bahwa dirinya belum lulus ujian profesi hukum di Amerika Serikat meski sempat diperkenalkan sebagai seorang pengacara.
Dalam wawancara di saluran Fox News, Zacharia berdalih bahwa dirinya direkrut oleh pemerintah untuk menjalankan tugas komunikasi kepresidenan dan bukan menjabat sebagai penasihat hukum. Zacharia sebelumnya sempat tercatat berkarier sebagai penasihat hukum di Fix California serta penasihat komunikasi di Trump Media and Technology Group.
Masa jabatan Zacharia yang berakhir dalam tempo lima hari ini mencatatkan durasi tugas yang sangat singkat di lingkungan kantor kepresidenan Amerika Serikat.
Sumber: ANTARA; Media Indonesia; Jawa Pos
Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.