Amerika dan Eropa

Demo Biaya Hidup di Sejumlah Negara Eropa Berujung Bentrok

2 kali dilihat

Ratusan ribu warga menggelar unjuk rasa di Prancis, Italia, Belgia, dan Portugal pada Sabtu (17/10/2026) untuk memprotes tingginya biaya hidup hingga berujung pada bentrokan dengan aparat kepolisian.

Demonstrasi yang berlangsung terpisah di berbagai negara Eropa tersebut menyoroti lonjakan pengeluaran, minimnya penghasilan, dan penurunan kualitas layanan publik. Sebagian aksi unjuk rasa diwarnai perusakan bangunan, pembakaran fasilitas, serta pembubaran massa oleh polisi menggunakan gas air mata dan meriam air.

Kericuhan di Prancis

Di Prancis, aksi digelar di Paris, Lyon, Marseille, Bordeaux, dan Limoges. Pemerintah Prancis memperkirakan sekitar 550.000 orang mengikuti unjuk rasa, sementara serikat pekerja CGT menyebut jumlah massa mencapai 800.000 orang. Di Limoges, gedung balai kota menjadi sasaran pembakaran demonstran.

Bentrokan antara aparat dan demonstran di Paris meletus di sekitar Place de la Republique. Menurut laporan Reuters, lebih dari 1.200 orang ditangkap dalam rangkaian kerusuhan itu. Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu menyatakan sedikitnya 150 anggota polisi mengalami luka-luka.

Kenaikan biaya hidup di Prancis dipicu oleh inflasi tahunan yang menyentuh 3,1 persen pada September 2026 menurut data Institut Nasional Statistik dan Studi Ekonomi Prancis (INSEE). Lembaga tersebut mencatat harga solar melonjak 44,1 persen, bensin naik 25,7 persen, dan gas meningkat 19 persen.

Aksi di Italia, Belgia, dan Portugal

Kericuhan juga meluas ke Italia, khususnya di Milan dan Bologna. Di Milan, polisi menembakkan gas air mata usai dilempari batu di alun-alun depan Katedral Gotik. Seperti diberitakan ANTARA melalui kantor berita ANSA, sebanyak tujuh orang ditangkap di Bologna setelah aksi berubah menjadi kekerasan.

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengecam kerusuhan tersebut melalui akun media sosialnya. “Berdemonstrasi adalah hak. Mengubah kota-kota kita menjadi medan pertempuran bukanlah hak,” kata Meloni.

Sementara itu di Belgia, bentrokan antara pengunjuk rasa dan aparat meletus di Brussel dan Liege. Polisi menangkap sekitar 10 orang di Brussel setelah para pengunjuk rasa melemparkan botol, membakar tempat sampah, serta merusak kantor Partai Sosialis. Di Lisbon, Portugal, puluhan ribu warga juga turun ke jalan memprotes lonjakan harga sewa rumah yang meningkat drastis.

Sumber: Liputan6; Detik; Kumparan

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Kirana Mikail

Kirana Mikail adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Global dan Teknologi. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.