Sosial

Kiai Azaim Sebut Hari Santri Pijakan Nilai Kebangsaan

2 kali dilihat

SITUBONDO, AktuaNews – Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KHR Ahmad Azaim Ibrahimy pada Kamis menegaskan Hari Santri Nasional merupakan pijakan nilai serta landasan pemikiran kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo tersebut menyatakan momentum tahunan ini menjadi falsafah hidup santri untuk menjaga ketertiban bangsa. Sikap tersebut diharapkan dapat terus memperkokoh keharmonisan dan kedamaian di lingkungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Artinya, Hari Santri Nasional adalah pandangan hidup, atau landasan pemikiran, pilar penopang atau dasar kaum santri untuk negeri,” kata Kiai Azaim di Situbondo, Jawa Timur.

Cucu Pahlawan Nasional KHR As’ad Syamsul Arifin itu menambahkan bahwa menjaga kedaulatan tanah air adalah kewajiban bersama seluruh warga, termasuk kalangan pesantren di Indonesia. Nilai-nilai historis yang melekat pada peringatan ini mencerminkan prinsip utama dalam menyangga peradaban bangsa.

Sejarah Resolusi Jihad

Kiai Azaim mengingatkan keterlibatan santri dalam menjaga kemerdekaan memiliki pijakan sejarah yang nyata. Perjuangan tersebut salah satunya berakar pada Resolusi Jihad yang diputuskan oleh PBNU di Surabaya pada 22 Oktober 1945.

Ketetapan bersejarah itu lahir melalui musyawarah besar perwakilan daerah Nahdlatul Ulama se-Jawa dan Madura pada 21-22 Oktober 1945. Lembaran dokumen tersebut menyerukan kepada pemerintah agar mengambil langkah tegas dalam membela kedaulatan tanah air dan keyakinan beragama.

Sumber: Republika; ANTARA

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Herviana Mesayu

Herviana Mesayu adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Nasional. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.