Bisnis

Danantara Targetkan Laba Bersih BUMN Tembus Rp360 Triliun

2 kali dilihat

JAKARTA, AktuaNews – Danantara Indonesia menargetkan laba bersih konsolidasi BUMN mencapai Rp360 triliun atau melampaui 20 miliar dolar AS melalui program restrukturisasi besar-besaran terhadap 1.074 perusahaan pelat merah guna menekan inefisiensi bisnis.

Target kinerja keuangan tersebut disampaikan Kepala Badan Pelaksana BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria dalam acara Danantara Technology Innovation Investment Forum di Hotel Fairmont, Jakarta. Menurut Dony, langkah pembenahan model bisnis dan perampingan portofolio korporasi dirancang agar beban struktur berlapis tidak lagi membebani perseroan.

“Kini seluruh BUMN berada dalam lintasan kinerja yang sangat positif. Tahun ini, kami menargetkan laba bersih konsolidasi BUMN mencapai Rp360 triliun atau lebih dari 20 miliar dolar AS secara murni dan benar,” ujar Dony.

Konsolidasi dan Penutupan Entitas

Dony menerangkan bahwa Danantara mengelola 1.074 perusahaan yang banyak di antaranya beroperasi pada bidang usaha serupa. Struktur bertingkat membuat biaya operasional BUMN melonjak hingga 150 persen lebih tinggi dibanding kompetitor karena entitas saling mengambil keuntungan dalam satu rantai bisnis.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Danantara mengonsolidasikan sekitar 200 perusahaan berdasarkan kesamaan lini usaha. Agenda peleburan itu mencakup penyatuan 23 kawasan industri menjadi satu entitas, lima pengelola manajemen investasi menjadi satu, 60 rumah sakit ke dalam satu induk, serta 120 hotel di bawah satu payung usaha. Selain itu, 16 perusahaan asuransi diperas menjadi tiga entitas dan perusahaan sekuritas dirampingkan menjadi dua entitas.

Danantara juga menutup 364 perusahaan berskala kecil yang terus merugi dalam 18 bulan terakhir. Secara keseluruhan, sebanyak 213 perusahaan akan dilikuidasi, 15 perusahaan menjalani restrukturisasi, dan 208 aset nonbisnis inti akan didivestasi. Entitas yang ditutup mencakup 50 anak usaha PT Telkom Indonesia dan 124 anak usaha PT Pertamina.

Selain membidik laba bersih Rp360 triliun, Danantara menargetkan penerimaan dividen minimal Rp200 triliun atau setara 12 miliar dolar AS untuk mendanai berbagai proyek investasi.

Sumber: Okezone; Republika; Kumparan

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Claudia Erlina

Claudia Erlina adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Ekonomi. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.