Timur Tengah

Iran Bantah Terlibat Serangan Houthi ke Arab Saudi

0 kali dilihat

Pemerintah Iran membantah tuduhan Arab Saudi yang menyebut Teheran mengarahkan peningkatan serangan kelompok Houthi Yaman, sekaligus menyatakan kesiapan untuk memediasi konflik tersebut di tengah memuncaknya ketegangan kawasan.

Bantahan tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei pada Jumat (16/10/2026). Baqaei menegaskan bahwa Teheran sama sekali tidak mengambil bagian dalam aksi militer yang dilancarkan kelompok bersenjata asal Yaman tersebut.

“Republik Islam Iran menolak segala klaim bahwa Iran berperan dalam operasi Yaman (Houthi),” ujar Baqaei.

Ia menambahkan bahwa kelompok Houthi mengambil keputusan serta bertindak secara mandiri demi kepentingan mereka sendiri. Meski menolak keterlibatan militer, Teheran menawarkan peran diplomasi dan bersedia mengerahkan seluruh kapasitas jika diminta oleh kedua pihak guna mengakhiri ketegangan.

Sebelumnya, pejabat Kementerian Luar Negeri Arab Saudi Rayed Krimly menuduh Iran berada di balik eskalasi serangan. Dalam beberapa pekan terakhir, Houthi menargetkan kapal di Laut Merah, instalasi minyak, dan bandara internasional Riyadh yang menewaskan 13 orang pada pekan lalu, seperti diberitakan Media Indonesia.

Koalisi militer pimpinan Arab Saudi melaporkan pencegatan tiga drone dan dua rudal jelajah di Laut Merah serta satu rudal balistik menuju Yanbu pada Jumat (16/10/2026). Pada hari yang sama, dua rudal Houthi turut menghantam area Bandara Aden di Yaman dan nyaris mengenai pesawat komersial.

Sumber: Media Indonesia; Kumparan; Detik

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Kirana Mikail

Kirana Mikail adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Global dan Teknologi. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.