Pertahanan dan Keamanan

Panglima TNI Anugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa 136 Prajurit

4 kali dilihat

TIMIKA, AktuaNews – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menganugerahkan kenaikan pangkat luar biasa kepada 136 prajurit TNI di Aula Markas Komando Batalyon Infanteri 754/ENK, Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Kamis (22/10/2026).

Penghargaan militer tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi pimpinan kepada para prajurit berprestasi yang berasal dari tiga matra TNI. Seperti diberitakan Jawa Pos, para personel tersebut dinilai menunjukkan pengabdian melebihi panggilan tugas dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya saat upacara, Agus menyampaikan bahwa pengabdian personel militer tidak hanya berpatokan pada capaian misi semata.

“Pengabdian seorang prajurit tidak hanya diukur dari keberhasilan dalam melaksanakan tugas, tetapi juga dari ketulusan hati dalam menjaga amanah bangsa dan negara,” kata Agus.

Agus berharap penganugerahan pangkat baru tersebut dapat memacu motivasi seluruh prajurit untuk terus memperkuat profesionalisme, disiplin, dan loyalitas pada setiap medan penugasan, baik di Papua maupun wilayah lainnya.

Rangkaian Operasi Keamanan

Pemberian penghargaan itu berlangsung di tengah pelaksanaan operasi menghadapi kelompok bersenjata di wilayah Papua. Komando Operasi TNI Habema sebelumnya menyergap kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka Kodap Sorong Raya di Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, pada Sabtu (3/10/2026), yang menewaskan dua anggota kelompok tersebut.

Panglima Koops TNI Habema Brigadir Jenderal TNI Riyanto menyatakan keberhasilan tugas lapangan merupakan hasil kerja keras serta sinergi prajurit dengan tetap mengedepankan nilai kemanusiaan.

Operasi gabungan Marinir dan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat pada pertengahan Oktober juga menyita sejumlah persenjataan. Aparat merebut kembali senjata organik berupa satu pucuk senjata laras panjang Caracal beserta 17 amunisi kaliber 5,56 mm pada 16 Oktober, disusul penemuan senjata K3 Daewoo, senjata rakitan, dan 19 amunisi pada 17 Oktober.

Sumber: Jawa Pos; Kumparan

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Herviana Mesayu

Herviana Mesayu adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Nasional. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.