Pebasket Pelita Jaya Jakarta Brandon Jawato (kiri) berusaha melewati pemain Hangtuah Jakarta Teemo (kanan) dalam pertandingan penyisihan Grup B IBL All Indonesian 2026 di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/10/2026). Pelita Jaya menang dengan skor 81-49. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/tom. — Sumber foto: ANTARA Pelita Jaya Kalahkan Hangtuah 81-49 di IBL All Indonesian 2026
2 kali dilihat
BOGOR, AktuaNews – Pelita Jaya Jakarta mengalahkan Hangtuah JG Liem Jakarta dengan skor telak 81-49 dalam laga penyisihan Grup B IBL All Indonesian 2026 di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa.
Skuad asuhan Johannis Winar langsung mengendalikan tempo permainan sejak kuarter awal dan memimpin 22-11. Memasuki kuarter kedua, Hangtuah yang dipimpin Yohanes Kristian memberikan perlawanan lebih sengit, meski Pelita Jaya tetap mempertahankan keunggulan 37-25 hingga paruh pertama tuntas.
Keunggulan Pelita Jaya semakin melebar selepas turun minum setelah kerap memanfaatkan ruang tembak di area dekat ring Hangtuah. Sebanyak 21 poin tambahan tercipta pada kuarter ketiga dan membawa Pelita Jaya memimpin 58-35, sebelum akhirnya menutup pertandingan kuarter keempat lewat torehan 23 poin berbanding 14 poin milik Hangtuah.
Muhamad Arighi keluar sebagai pencetak angka terbanyak dengan membukukan 20 poin dan enam rebound. Kapten tim Andakara Prastawa Dhyaksa turut mengemas 14 poin, dua rebound, serta tujuh assist, sedangkan pemain Hangtuah Matthew Bryan Maranata menorehkan 11 poin dan 10 rebound.
Hasil ini mengantarkan Pelita Jaya ke posisi kedua klasemen sementara Grup B dengan koleksi lima poin dari dua kemenangan dan satu kekalahan. Hangtuah membuntuti di tempat ketiga dengan raihan empat poin hasil dari satu kali menang dan dua kali kalah.
Turnamen IBL All Indonesian 2026 yang berlangsung pada 24 Oktober hingga 1 November ini melibatkan 10 klub lokal. Dua tim teratas dari tiap grup dipastikan melaju ke babak semifinal pada 31 Oktober sebelum melakoni partai puncak pada 1 November di GOR Laga Tangkas.
Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.