Sumber foto: Kumparan Mensos Salurkan Santunan untuk Korban Kebakaran Rumah Makan di Jaktim
2 kali dilihat
JAKARTA, AktuaNews – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyerahkan bantuan santunan dan menjenguk lima korban kebakaran rumah makan Padang asal Rawamangun yang tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit pada Sabtu (10/10/2026).
Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana (PSKB) menyalurkan santunan senilai Rp5 juta kepada masing-masing dari lima korban luka, serta memberikan paket nutrisi untuk seluruh korban. Bantuan tersebut ditujukan untuk meringankan beban para pekerja yang terdampak musibah kebakaran di Jalan Pegambiran, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.
“Memang salah satu tugas kita, atas arahan Presiden, adalah membantu masyarakat yang mengalami musibah, baik bencana alam maupun nonalam,” ujar Saifullah Yusuf.
Kebakaran bermula pada Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Menurut laporan asesmen Kemensos, percikan api muncul saat pekerja sedang memasak dan berusaha mengganti tabung gas di lantai tiga bangunan rumah makan, sebelum akhirnya kobaran api membesar dan menghanguskan area tersebut.
Musibah tersebut mengakibatkan lima pekerja mengalami cedera fisik dan harus dilarikan ke fasilitas medis. Korban bernama Tiya menderita patah tulang belakang serta kaki, sementara Agung menderita luka bakar pada tangan kanan dan kedua kaki. Keduanya memperoleh tindakan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Persahabatan.
Tiga korban lainnya menjalani penanganan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Andi menderita luka bakar di area wajah dan badan, Muhammad Yusuf terluka bakar pada bagian tubuh, dan Ilham mesti mendapatkan perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) akibat luka bakar serius.
Kemensos memastikan bakal terus memantau perkembangan kesehatan para korban sekaligus menindaklanjuti hasil asesmen guna menyiapkan bantuan lanjutan selama masa perawatan serta pemulihan di lapangan.
Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.