Digital

Menkomdigi Sebut TikTok dan Meta Nonaktifkan Jutaan Akun Anak

2 kali dilihat

Diperbarui 9 October 2026, 17:02 WIB

JAKARTA, AktuaNews – Platform digital TikTok menonaktifkan sembilan juta akun anak dan Meta mematikan 184 ribu akun pengguna berumur di bawah 16 tahun guna mematuhi regulasi pelindungan anak di ruang siber.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan data tersebut di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Jakarta. Rincian tindakan Meta mencakup penonaktifan 85.000 akun Instagram dan 99.000 akun Facebook, disertai pemindahan 22,5 juta akun anak menuju skema akun remaja.

“Namun demikian, tentu ini kita lihat sebagai progres, tapi kita juga mencatat bahwa teen account untuk Instagram dan Facebook belum kita anggap sebagai platform dengan risiko rendah. Jadi kategorinya masuk platform risiko tinggi,” kata Meutya.

Kategori berisiko tinggi tersebut disematkan lantaran fasilitas akun remaja masih membuka ruang interaksi pesan dengan pengguna asing. Selain itu, platform Threads yang berada di bawah naungan Meta disorot pemerintah karena belum menyampaikan laporan penonaktifan maupun kepatuhan terhadap aturan sistem elektronik pelindungan anak.

Menurut Meutya, pemenuhan aturan tidak semata-mata dinilai melalui banyaknya pemutusan akun oleh pengelola layanan digital. Perusahaan teknologi diwajibkan memperbarui sistem mendasar, termasuk menekan fitur yang memicu kecanduan gawai serta membatasi durasi gulir layar agar ramah bagi perkembangan anak.

Pemerintah bersama tim pakar selanjutnya menyiapkan panduan terperinci mengenai tujuh risiko digital bagi anak, meliputi aspek kontak daring, paparan konten, adiksi, keamanan konsumen, kesehatan fisik, serta gangguan mental.

Sumber: Media Indonesia; ANTARA; Kumparan

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Kirana Mikail

Kirana Mikail adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Global dan Teknologi. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.