Ilustrasi serangan siber.(dok.MI) — Sumber foto: Media Indonesia Aplikasi Peringatan Darurat Rusia dan Ukraina Diserang Siber
0 kali dilihat
Otoritas Rusia dan Ukraina melaporkan insiden siber yang menyasar aplikasi seluler peringatan darurat di kedua negara, sehingga menyebabkan peringatan palsu terkirim kepada masyarakat luas.
Angkatan Udara Ukraina menyatakan aplikasi peringatan serangan udara Air Alert kemungkinan mengalami gangguan yang disengaja. Aplikasi tersebut sempat memunculkan sejumlah peringatan palsu mengenai ancaman radiasi, serangan nuklir, hingga pengerahan rudal Oreshnik.
“Tidak ada ancaman radiasi,” sebut Angkatan Udara Ukraina melalui saluran Telegram seraya mengimbau warga tetap tenang dan menyimak informasi resmi.
Pusat Komunikasi Strategis Ukraina menuding Rusia berada di balik gangguan tersebut setelah para pengguna menerima pesan bernada ancaman dalam bahasa Rusia. Kementerian Transformasi Digital Ukraina menegaskan sarana peringatan lain seperti sirene tetap beroperasi secara normal meski aplikasi sempat terkendala.
Beberapa jam setelah kejadian di Ukraina, Kementerian Situasi Darurat Rusia menyatakan aplikasi seluler miliknya juga menjadi korban serangan siber berskala besar. Peretasan tersebut dimanfaatkan oleh pihak penyerang untuk menyebarkan informasi palsu kepada warga Rusia.
Sistem Publik Tetap Aman
Kementerian Situasi Darurat Rusia menegaskan sistem peringatan publik utama tidak terdampak dan masih berfungsi dengan baik. Masyarakat Rusia tetap memperoleh informasi bahaya melalui jaringan sirene, pengeras suara, siaran televisi, radio, dan pesan singkat.
Para ahli di Rusia dikerahkan untuk memulihkan fungsi normal aplikasi seluler tersebut guna memastikan situasi tetap terkendali. Pihak Rusia menyebut aplikasi ponsel itu pada dasarnya hanya berfungsi sebagai saluran informasi tambahan bagi warga.
Pemerintah Rusia tidak membeberkan pihak yang dituduh bertanggung jawab atas serangan digital tersebut. Hingga kini belum dapat dipastikan ada tidaknya kaitan langsung antara insiden peretasan yang terjadi di Rusia dan Ukraina.
Sumber: Media Indonesia; ANTARA; Detik
Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.