Otomotif

Wuling Eksion Hadirkan Fitur Mode Berkendara Kustom

2 kali dilihat

Wuling menghadirkan fitur Personalized Mode pada model mobil Wuling Eksion yang memungkinkan pengemudi mengatur sendiri karakter akselerasi dan pemulihan energi kendaraan sesuai kebutuhan perjalanan.

Fitur ini berbeda dari mode berkendara standar seperti Eco, Normal, dan Sport. Pengemudi dapat mengakses menu tersebut melalui layar kontrol berukuran 12,8 inci dengan memilih ikon kendaraan, lalu membuka menu Driving, dan menentukan opsi Custom. Menu kustom ini juga tersedia pada model Wuling Darion.

Pada fitur kustom tersebut, pengguna dapat mengatur dua parameter utama berbasis persentase, yaitu Power Response dan Energy Recovery Level. Pengaturan Power Response berfungsi menentukan tingkat respons kendaraan saat berakselerasi. Persentase yang lebih tinggi menghasilkan dorongan akselerasi lebih agresif, sedangkan angka lebih rendah membuat penyaluran tenaga terasa lebih halus.

Sementara itu, Energy Recovery Level mengatur intensitas pemulihan energi melalui sistem regenerative braking yang mengubah energi kinetik saat mobil melambat menjadi daya listrik. Persentase yang makin tinggi menimbulkan efek pengereman regeneratif yang makin kuat, sementara angka rendah memperhalus efek tersebut.

“Wuling Eksion menghadirkan pengalaman berkendara yang semakin personal melalui Personalized Drive Mode, yang memungkinkan pengemudi menyesuaikan respons tenaga dan intensitas pemulihan energi sesuai preferensi masing-masing,” kata Product Planning Wuling Motors, Aji Ibrahim.

Pilihan Mesin Listrik dan Hibrida

Seperti dilaporkan Jawa Pos, Wuling Eksion ditawarkan dalam dua opsi elektrifikasi, yakni mobil listrik murni atau battery electric vehicle (BEV) serta plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Model BEV dibekali baterai 69,2 kWh dan motor listrik bertenaga 150 kW atau setara 201 hp dengan torsi 310 Nm, yang diklaim menempuh jarak hingga 530 kilometer berdasarkan pengujian CLTC.

Varian PHEV menggabungkan mesin 1,5 liter dengan motor listrik 145 kW atau 195 hp serta baterai 20,5 kWh. Daya tempuh murni baterai varian ini diklaim mencapai 125 kilometer, sedangkan kombinasi sistem hibridanya diklaim dapat melaju lebih dari 1.000 kilometer.

Sumber: Okezone; Jawa Pos

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Dipo Sikari

Dipo Sikari adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Olahraga dan Gaya Hidup. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.