Sains

BRIN Siapkan Uji Coba Pati Singkong untuk Padamkan Karhutla

2 kali dilihat

JAKARTA, AktuaNews – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersiap menguji coba teknologi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berbasis pati singkong yang dicampur amonium polifosfat (APP) di lapangan bersama TNI AU.

Kepala BRIN Arif Satria menyatakan bahwa bahan baku formulasi retardan api tersebut sudah diperoleh dan telah melewati pengujian di lokasi. BRIN juga mengombinasikan riset bahan pemadam ini dengan inovasi operasi modifikasi cuaca (OMC) menggunakan Dumikron serta Cloud Seeding Agent Tube (coSAT).

“Yang singkong itu, kan harus ada APP-nya itu ya. Nah, APP-nya kita sudah dapatkan, yang sudah diuji on site. Nah kemarin juga sudah kita laporkan juga. Sudah kita laporkan bahwa ini sudah siap untuk diuji di lapangan,” kata Arif di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Kolaborasi Lintas Lembaga

Untuk teknologi modifikasi cuaca, BRIN menyebarkan material Dumikron berupa partikel NaCl berukuran 2 hingga 5 mikron, sebagaimana dilaporkan Okezone. BRIN juga memanfaatkan teknologi es kering yang telah diterapkan di lapangan guna menanggulangi kabut asap karhutla.

Pelaksanaan berbagai inovasi tersebut melibatkan kerja sama multisektoral. Lembaga yang terlibat meliputi TNI AU, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Kementerian Perhubungan.

Media Indonesia mewartakan, BRIN secara paralel menggelar riset mendalam untuk mencari bahan lokal sebagai substitusi APP. Langkah tersebut dirancang agar Indonesia dapat mengoptimalkan bahan baku dalam negeri sekaligus menekan ketergantungan terhadap pasokan impor.

Sumber: Liputan6; Okezone; Media Indonesia

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Kirana Mikail

Kirana Mikail adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Global dan Teknologi. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.