Hiburan

Film Dokumenter Timnas Indonesia The Longest Wait Tayang di Bioskop

2 kali dilihat

Film dokumenter perjalanan Timnas Indonesia berjudul The Longest Wait dijadwalkan tayang secara eksklusif terbatas di sejumlah bioskop pilihan pada Rabu (28/10) bertepatan dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Setelah penayangan terbatas tersebut, film ini dijadwalkan hadir lebih luas di jaringan bioskop nasional mulai Kamis (29/10). Keterangan resmi menyebutkan bahwa karya ini tidak hanya menampilkan laga sepak bola di lapangan hijau, melainkan mengangkat sisi keluarga, identitas, pengorbanan, serta proses panjang yang membentuk kepribadian para atlet.

Kisah para pemain diaspora dalam menemukan kembali hubungan emosional dengan Indonesia menjadi salah satu sorotan utama. Dokumenter ini juga merekam besarnya dukungan keluarga yang menjadi fondasi sejak awal karier hingga para pemain berhasil menembus panggung olahraga internasional.

Rekam Jejak Kualifikasi

Karya dokumenter ini merangkum perjuangan Pasukan Garuda pada Kualifikasi Piala Dunia 2026. Tim nasional mengawali kiprah sejak putaran pertama hingga sukses menembus putaran keempat yang berlangsung di Arab Saudi.

Langkah skuad Merah Putih terhenti pada babak putaran keempat tersebut setelah berhadapan dengan Arab Saudi serta Irak. Meski gagal memperoleh tiket ke putaran final di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, kiprah itu dicatat sebagai momen bersejarah bagi sepak bola tanah air.

Seperti diberitakan ANTARA, penayangan terbatas diputar di bioskop tertentu di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar. Penayangan serentak berskala nasional kemudian diperluas ke berbagai jaringan bioskop di kota-kota lain mulai Kamis.

Sumber: Media Indonesia; ANTARA

Artikel ini disusun secara otomatis dengan kecerdasan artifisial berdasarkan sumber yang tercantum, tanpa pemeriksaan redaksi sebelum terbit.

Bagikan:WhatsAppFacebookXTelegram

Dipo Sikari

Dipo Sikari adalah persona asisten kecerdasan artifisial Redaksi AktuaNews untuk artikel kategori Olahraga dan Gaya Hidup. Artikel disusun berdasarkan bahan yang dihimpun redaksi.